Data Pribadi
Nov 10th, 2007 by drt
Banyak sekali situs Internet yang masih menampilkan data pribadi seperti nama orang tua, tanggal lahir, nama pasangan dan sebagainya. Zaman dahulu, ini sesuatu yang lumrah, tetapi sejak Internet mendunia di tahun 1995, data pribadi itu sudah sering disalahgunakan oleh para pencuri identitas. Dua tahun lalu saya pernah ditegur oleh seorang teman tentang data pribadi yang tersebar kemana-mana. Sejak itu saya sudah berusaha menguranginya sebisa mungkin. Kalau yang sudah terlanjur seperti saya mungkin sudah sukar dihapus, tetapi kalau belum, sebaiknya penampilan data pribadi itu dihindari mengingat beberapa hal berikut.
Contohnya untuk data Credit Card, yang sering dibutuhkan kalau di Amerika sini adalah nomor kartu Social Security yang merupakan sumber segala identitas anda. Karena data itu sudah sering disalahgunakan oleh pencuri identifas, maka biasanya yang sering ditampilkan sekarang dalam berbagai laporan atau yang dimintakan bila anda berususan dengan Credit Card hanyalah 4 digit terakhir dari 9 digit data itu. Lalu data lain yang sering dimintakan juga adalah data tanggal lahir, dan jawaban pertanyaan rahasia anda. Salah satu yang sering ditanyakan adalah nama keluarga atau marga ibu anda.
Tentu saja masih ada data lain misalnya nomor credit card, alamat billing dan sebagainya. Tetapi kalau saja data itu tercuri dan data-data pribadi anda lainnya tersedia di Internet, maka para pencuri identitas itu pun dapat berpesta-pora dalam memanfaatkan credit card anda.
Hari ini misalnya saya temukan di New York Times Bits blog laporan mengenai kejadian serupa yang menimpa diri Pak Bambang Hidayat seperti yang pernah saya laporkan tanggal 26 Oktober yang baru lalu, maupun yang diberitakan di detik.com beberapa hari kemudian.
Di Amerika sini proteksi privasi sangat ketat. Bahkan suami/istri pun nggak bisa mengambil hasil pemeriksaan dokter/rumah sakit pasangannya, bila sewaktu mendaftar tidak ada tanda tangan hitam di atas putih yang membolehkan pasangannya untuk mendapat akses data pribadi tersebut.
Dengan adanya berbagai kejadian ini, mudah-mudahan data berbahasa Indonesia yang mencantumkan tanggal lahir seorang agak dibatasi, dan kalau pun pengin tahu umurnya, sebutkan saja tahun tetapi tak usah sampai hari lahirnya. Kalau ada situs berbahasa Inggris yang memuat data pribadi berisi tanggal lahir dan sebagainya, baik dari anda sendiri ataupun orang yang anda kenal, sebaiknya anda menulis ke pemilik situs atau kepada orang yang anda kenal agar mereka bisa menghubungi pemilik situs untuk mencopot data itu. Mungkin buat yang sudah terlanjur tersebar datanya, sulit dibatasi. Namun kalau data anda belum sempat tersebar, apalagi masih dalam bahasa Indonesia, mudah-mudahan sejak sekarang anda bisa lebih berhati-hati. Berikut ini adalah video dari BBC, tapi maaf, masih butuh bantuan ahli untuk dub ke dalam bahasa Indonesia.
