Theresia masih butuh bantuan
Mar 10th, 2008 by drt
Barusan saya bilang pada pengirim guntingan berita ini di milis Bolelebo agar coba usahakan pencarian dana lewat berbagai blogs yang mereka miliki. Tapi bagaimana pun setelah mengirim email itu, tak sampai hati juga, maka sekalian beritanya saya postkan di sini. Barangkali seperti nasib adik bayi Gratia beberapa bulan lalu, ada pembaca yang tergerak hati untuk membantu.
Berikut ini berita dari Pos Kupang yang diteruskan ke saya.
KUPANG, PK — Theresia Barek Hera, bayi yang mengalami pembesaran di kepala masih membutuhkan bantuan dana. Dana ini dibutuhkan untuk biaya operasi guna mengeluarkan cairan dari kepalanya di RSU Dr. Soetomo Surabaya.
Keluarga Theresia, Nyonya Kristina Ongo-Hera menyampaikan hal ini saat menghubungi Pos Kupang, Jumat (7/3/2008). Menurutnya, sejak dipublikasikan Pos Kupang pertengahan Januari lalu, bantuan yang sudah diterima Theresia dari para pendermanya, baik secara langsung maupun melalui rekening Bank NTT Cabang Walikota Kupang, Nomor: 020020 2000353.8 atas nama Damianus Ongo sebesar Rp 11.200.000,00.
“Saya atas nama kedua orangtuanya, semua keluarga besar dan terutama anak kami Theresia mengucapkan limpah terima kasih kepada para penderma. Bantuan ini sudah sangat berarti. Kami akan usahakan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan membawa Theresia ke Surabaya, seperti surat rujukan dari RSU Kupang awal Januari lalu,” ujar Kristina.
Ia menjelaskan, dari informasi yang mereka himpun, biaya operasi di RSU Dr. Soetomo dan pemeriksaan lanjutan diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Untuk itu, selain mengharapkan sumbangan para penderma, saat ini pihak keluarga sedang berupaya mengumpulkan dana untuk keperluan ini.
Ditanya tentang kondisi Theresia, Kristina mengatakan, seiring bertambahnya usia, kepalanya juga semakin membesar. “Saya tidak sampai hati cerita keadaannya. Apalagi kalau ingat dia menangis. Tangannya selalu pegang kepalanya, tentu sakit sekali. Kalau sudah begitu, kami hanya gendong bergantian sampai dia tertidur,” tuturnya.
Selain prihatin dengan keadaannya, Kristina menceritakan, keluarga juga merasakan penghiburan dari Theresia terutama karena semangat hidupnya yang tinggi. Seperti bayi lainnya, Theresia juga rajin minum ASI dan makan makanan tambahan lainnya.
Untuk diketahui, Theresia Barek Hera, buah hati Aloysius Dalu Hera dan Maria Yosefina Somi Mukin dilahirkan di Flores Timur, 10 Juni 2007 lalu. Sejak itu, kepalanya terus membesar. (dar)

Semoga Apa yang menjadi kebutuhan Bayi Theresia tertanggulangi,Doa kami,Tuhan Yesus ikut campur tangan dalam segala usaha keluarga dan Dokter demi kesembuhan Bayi Theresia tercinta.
Nitha, nampaknya kampanye dalam bahasa Indonesia kurang peminatnya.
Saya sibuk sekali. Tapi kalau ada bloggers lain yang bersedia terjemahkan info ini ke bahasa Inggris lalu kalau bung Damyan dari Pos Kupang mau supply foto Theresia, saya akan kampanye lewat blog bahasa Inggris saya. Siapa tahu kita bisa dapatkan bantuan dari para dermawan yang sempat melihat foto tersebut seperti kasus adik bayi Gratia beberapa bulan lalu.
[...] my old home town newspaper, Pos Kupang (sorry, it’s in Indonesian or Bahasa Indonesia) in my Indonesian language blog. But beside a Timorese friend from Swiss that had responded to the appeal, the over all response [...]