Sebenarnya salah satu tujuan situs ini adalah untuk menggalang dana, karena berbagai permintaan bantuan yang secara pribadi tidak bisa saya talangi ketika itu (sampai sekarang
).
Saya suka pinjam ungkapan ‘rumput selalu hijau di rumah tetangga’ untuk menggambarkan, betapa mudahnya orang menghubungkan bahwa tinggal di luar negeri, bergaji dollar, pasti banyak uang. Masya dimintai tolong saja tak pernah mau menyumbang?
Ada dua hal yang selalu mengganjel di hati mendengar omelan begini.
- Pertama, rumput yang hijau itu butuh biaya perawatan, dan biaya perawatan itu juga dalam dollar.
- Kedua, yang saya suka dengar dari istri saya, ada pepatah Tionghoa bahwa ‘Setiap keluarga mempunyai kitab sutra yang sukar dibaca.’
Orang luar bisa saja mengeritik, alangkah baiknya kalau uang yang kami pakai untuk makan di restaurant misalnya, bisa dihemat untuk sumbangan ke anak-anak terlantar yang membutuhkan makanan. Tentu saja mendengar komentar seperti ini membuat saya ingin muntah darah ke wajah yang bicara itu.
Nah, kembali ke urusan pencarian dana dari Internet. Pertama, setelah ada ide itu sekitar 3 tahun lalu, waktu kami sibuk mencari dana untuk membantu operasinya si mungil Gratia, saya coba memasang Adsense di blog-blog saya. Ternyata, saya butuhkan waktu dua tahun untuk mendapatkan cek pertama dari Google, yang hanya akan membayar bila penghasilannya mencapai angka $100.00. Tentu saja, cek itu jauh lebih kecil dari biaya yang saya keluarkan untuk mengurusi beberapa blog saya. Tigabelas bulan lagi sudah berlalu sejak saya menerima cek itu, tetapi hasil klik di Google masih tetap bertahan di angka $53.97 yang sudah berminggu-minggu tak pernah berubah.
Makanya kemarin waktu membaca komentar yang punya situs ‘bolehngelog’, saya jadi berpikir. bagaimana keadaan di tanah air? Apakah situs dengan Alexa Ranking yang lumayan seperti situs bolehngeblog atau situsnya mas Jauhari betul-betul berpenghasilan yang cukup lewat iklan dsb-nya?
Barusan saya cek juga situsnya pak Sawali dan Alexa Rankingnya luar biasa. Sekitar 89,000. Apakabar pak Sawali? Sedangkan situs Mas Jauhari, Alexa ranking-nya 16,495. Itu luar biasa sekali.
Seberapa jauh kedua pionir Internet ini memanfaatkan ranking mereka dalam menikmati bagian mereka dari kue Internet ini?
Semoga mas Jauhari dan pak Sawali atau teman-teman lain yang berhasil di Internet mau berbagi pengalaman di sini.
Popularity: 1% [?]



{ 2 comments… read them below or add one }
Di Internet KUE BISNIS ini tidak mengenal BATAS, banyak sekali orang orang sukses di Indonesia dari BISNIS ini. Mereka tidak hanya bermain dalam website, bahkan tidak sedikit yang bermain di kue eBay, Amazon dan IM2 lainnya…
Saya sendiri terus terang termasuk yang Alhamdulillah bisa menikmati KUE ini, walaupun standard saya belum tembus tapi ini sudah suatu keuntungan dan saya berharap bisa menembus standard saya di akhir 2010.
Terus terang harapan saya di 2010, bisa menularkan BISNIS ini di keluarga maupun teman/saudara di desa saya http://ponjong.com Semoga bisa terlaksana…
Mari majukan bersama Indonesia.. mari ber internet sehat… berbagi peluang untuk kebersamaan dan kejayaan Indonesia… Merdeka mas
Makasih, mas Jauhari. Senang mendengar ceritera keberhasilan dan semangat berbagi peluang mas Jauhari. Semoga semakin berhasil dan Merdeka!