≡ Menu

Bule yUKe-nya ternyata bluwek – Bule Kluwek.

Kangketik.jpgPengantar: Ini adalah kelanjutan postingan Kang Ketik, tentang kejahatan Internet di Malaysia yang juga sudah menjalar sampai ke tanah air. Di Amerika kejahatan ini sampai mendapat nama khusus, NIGERIA 419 SCAM, dan masih saja ada orang yang tertipu. Dengan maraknya media sosial seperti Facebook, tak sering bajingan-bajingan ini menggunakan media ini untuk melakukan upaya penipuannya. Bukan saja di Malaysia, kejahatan ini sudah merambat ke seluruh pelosok dunia. Thailand, juga sudah dijamah, dan para penjahat ini juga berupaya mencari korban dari Indonesia.

Saya sangat berterimakasih kepada Kang Ketik yang bersedia berbagi informasi ini dengan para pengunjung blog ini. Walaupun postingan Kang Ketik ini berasal dari Notes di Facebook yang ditulis di akhir tahun 2011, begitu pula berita koran yang bisa diakses lewat berbagai link di akhir postingan ini juga dari tahun 2011, mudah-mudahan postingan ini bisa membantu para pembaca agar tidak sampai terjatuh ke dalam perangkap para penjahat Internet ini.

Mari kita berbuat baik untuk sesama, dan sebarkan informasi tentang postingan ini agar teman, atau sanak keluarga, kenalan anda dan saya tak sampai menjadi korban para bajingan ini. (drt)

image

Tahniah dan Terimakasih kepada seluruh jajaran Polis DiRaja Malaysia, khususnya Commercial Crime Investigation Department, telah berjaya membongkar sindikat penipuan dan menangkap 76 pelaku nya.

Masik ingat posting  : Bule yUKe.. kek kek kek..

Tiada tendensi atau keinginan apapun dan sedikitpun, untuk menyudutkan ras tertentu.

Penggunaan istilah yUKe ini semata disebabkan, pengakuan tiga calon korban yang bakal dikadalin eh, akan ditipu oleh oknum yang mengaku dirinya caucasian dari negri Britania dan Uni Kerajaan nya.

Tidak ada penyidikan atau penelitian lebih lanjut, keaslian ras para oknum bule yUKe ini.

imageNamun setelah koran lokal mewartakan penangkapan 76 orang penipu, dua diantaranya perempuan, seketika tersentak ingatan pada tiga calon korban tersebut diatas.

Tujuh puluh enam penjenayah atau penjahat ini ternyata bukan bule. Mayoritas dari Nigeria. Di semenanjung jiran ini, mereka telah menipu sejumlah 29 juta ringgit, atau sekitar 80an milyar rupiah. Dikit atuh, bila dibanding biaya manten anak pejabat atau konglomerat ditanah air. Sori, gak nyambung.

Penjenayah ini bisa masuk negri jiran dengan visa pelajar. Modus operandi penipuannya pun beragam. Kiriman parcel berharga, email transfer uang, dan lain sebagainya. Sebelumnya, beberapa penjahat ini pernah tertangkap, dan langsung di deportasi balik ke negaranya. Tapi, sungguh degil dan licik mereka. Kembali lagi dengan identitas palsu. Bahkan beberapa dari 76 yang baru tertangkap itu, menggandakan kartu pelajar atau mahasiswanya. Nama dan identitas sama, beda foto.

Sejak akhir tahun lalu, Imigrasi negri jiran ini sudah memberlakukan pengenalan sidik jari pada setiap pintu masuk ke negri ini, melalui bandara, pelabuhan laut, atau jalan darat. Dengan perangkat ini, kerja petugas Imigrasi dan Polisi disini menjadi lebih cepat dan akurat. Penjahat yang terdeteksi, segera di deportasi. Dengan catatan, kalau perangkat ini tidak error dan si penjahat belum sempet operasi tukar sidik jari nya..

Kasus penipuan diatas sempat juga menteror desa Lumut. Lewat email dan snail-mail atau surat pos, hingga sms dan telpon langsung. Pernah Kang Mas tunjukin surat dengan kop resmi negara alakazam, menawarkan sekian persen komisi dari jumlah uang yang akan di transfer. Juga bertubi-tubi surat dari oknum yang ngakunya adik Moamar Khadafi, anak tiri Saddam Husein, Mentri Investasi negri abrakadabra, dlsb. Semua menawarkan janji surga. Untuk kebaikan mereka ini, kamipun menawarkan balasan yang setimpal. Semua surat, tanpa dibaca lebih lanjut, langsung di shreder jadi mie kertas.

Beberapa kenalan, kolega kang ketik, sampai deputy Kang Mas, juga sering menerima email dan SMS yang isinya mirip. Menang undianlah. Dapat warisan, dlsb. Bedanya, mereka sering tergoda, dan berharap email ini beneran. Akibatnya, laptop mereka berulang-kali terhinggapi virus. Cellphone mereka sering di hack, atau di cloning. Dan akhirnya nyusahin dan bikin jutek kolega IT aja.

Bila sedang berada di KL atau di kota besar lainnya, di negri jiran ini, sebelum kasus penipuan diatas marak diberitakan, sepanjang hari, tak peduli itu siang bolong, atau malam buta, sering terlihat orang muda berkulit gelap, tinggi besar, dengan profil muka Afrika, keluar masuk mobil mewah atau keluyuran dalam mall. Lengkap dengan baju dan asesori branded nya.

Beberapa kali sempat curiga, ngapain yah mereka ini ? Apakah ortu mereka kaya raya ? Sehingga mampu mengirim mereka kesini hanya untuk nampang kesana sini ? Ah, mustahil rasanya !

Apapun kerja mereka disini, sekali lagi tahniah dan terimakasih, Encik Polis disini sudah berjaya membuktikannya.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tidak menyamaratakan semua pemilik kulit gelap dengan profil muka Afrika; dan juga tiada tendensi atau keinginan apapun dan sedikitpun, untuk menyudutkan ras tertentu, TOLONGLAH SELALU HATI-HATI dan WASPADA!

Jangan cepat tergoda email, SMS, MMS, telpon, surat dari orang asing, atau siapapun yang tidak kita kenal. Atau bahkan orang yang kita kenal baik, tapi apes, karena accountnya di-hack atau di-clone.

Tolong kembangkan kesadaran untuk mengamati, bila ada hal lain dari biasanya, atau tidak tercerna akal sehat, segera bunyikan lonceng keamanan. Better safe than sorry.

Tak percaya apa yang kubilang diatas, silahkan layari:

***
Image courtesy: Wikipedia.

Kang Ketik – KL, 1 Dec 2011.
Catatan: Ketikan diatas ini sudah pernah di posting pada Facebook & Multiply.

*yUKe = UK = United Kingdom = Kerajaan Inggris.

*kluwek = di Malaysia/My & Singapore/Sg, kluwek dibilang buah keluak, biasa untuk bumbu makanan yg berwarna hitam : rawon, brongkos, dan di My & Sg populer ayam buah keluak, semua item tapi enak.

*Tahniah = Ucapan Selamat Suka Cita

*KL = Kuala Lumpur

Catatan drt: Bagi yang tertarik untuk menyelidiki lebih jauh silahkan google ‘Nigerian Scam 419’ atau menonton liputan khusus ABCNews yang bisa ditemukan di Youtube.

{ 2 comments… add one }
  • Basuki kurniawan April 30, 2013, 11:55 am

    Ada juga penipuan model baru yang lebih agak bermartabat. pura pura artikel kita mau dimuat dijurnal international. tapi ternyata akhirnya mereka ini minta uang ganti biaya penerbitan sebesar $56 perlembar.
    Dunia semakin hari semakin banyak tukang tipu njih mbah. kacaw tenan.

    ketika kami tinggal dimalaysia tahun 2003 belum ketemu nih ama orang orang kluwek yang tajir itu. tapi dah ada kawan yang hampir tertipu kupon undian menang lotre dari negara antah berantah. menelpon pulak. ajiiiiib.

    harus banyak yang posting hal kayak gini njih mbah. biar khalayak ramai pada sadaar. dunia memang penuh tipu daya.

  • Drt November 9, 2017, 4:56 pm

    Link-link di akhir postingan ini sudah tidak nymbung. Maklum ini link dari tahun 2011. Kalau sempat akan saya perbaiki.

Leave a Comment