<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for 28 Oktober dot Net</title>
	<atom:link href="http://28oktober.net/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://28oktober.net</link>
	<description>Gado-gado dari U.S.A. - Sekedar Berbagi Info</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 00:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (14) by drt</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-14/comment-page-1/#comment-22968</link>
		<dc:creator>drt</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 00:47:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3476#comment-22968</guid>
		<description>Kemarin malam waktu sini (pagi di Kupang) saya mendapat  kabar kalau sepupu saya Lan menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit. Sewaktu saya telpon ke Kupang adik saya bilang mereka baru saja bawa kembali jenazah ke rumah.

Saya tepekur dan bersyukur bahwa walaupun hanya sekejab, tetapi kami sempat ketemu dan Lan begitu enthusias kalau luka-lukanya sudah mengering.

Dari jauh saya hanya bisa panjatkan doa sambil berbisik, selamat jalan adikku,....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin malam waktu sini (pagi di Kupang) saya mendapat  kabar kalau sepupu saya Lan menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit. Sewaktu saya telpon ke Kupang adik saya bilang mereka baru saja bawa kembali jenazah ke rumah.</p>
<p>Saya tepekur dan bersyukur bahwa walaupun hanya sekejab, tetapi kami sempat ketemu dan Lan begitu enthusias kalau luka-lukanya sudah mengering.</p>
<p>Dari jauh saya hanya bisa panjatkan doa sambil berbisik, selamat jalan adikku,&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kamus Bahasa Timor, Inggris, Indonesia by Daniel Nino</title>
		<link>http://28oktober.net/kamus-bahasa-timor-inggris-indonesia/comment-page-1/#comment-22439</link>
		<dc:creator>Daniel Nino</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 14:28:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/2008/01/19/kamus-bahasa-timor-inggris-indonesia/#comment-22439</guid>
		<description>saya,org timor dawan,saya siap membatu kalo ada yang ingin menyusunn kamus bahasa dawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya,org timor dawan,saya siap membatu kalo ada yang ingin menyusunn kamus bahasa dawan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (15) by drt</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-15/comment-page-1/#comment-22008</link>
		<dc:creator>drt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:45:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3495#comment-22008</guid>
		<description>Djemi, dengan Jon gimana hubungannya? Kalau bisa dapatkan silsilah keluarga, akan sangat membantu upaya penelusuran saya. Makasih dan maaf baru sekarang sempat berkomentar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Djemi, dengan Jon gimana hubungannya? Kalau bisa dapatkan silsilah keluarga, akan sangat membantu upaya penelusuran saya. Makasih dan maaf baru sekarang sempat berkomentar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (16) by drt</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-16/comment-page-1/#comment-22006</link>
		<dc:creator>drt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:42:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3524#comment-22006</guid>
		<description>El, maaf baru malam ini sempat melihat kembali catatan ini dan baca komentarmu. Benar, banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab dalam hidup ini. Tapi ada ungkapan bahasa Tionghoa (问心无愧 wen xin wu kui) yang membuat saya tabah menghadapi semua persoalan ini, termasuk salah tanggap, bahkan tuduhan yang bukan-bukan. Wen xin berarti tanya ke hatimu, tanya ke nuranimu. Wu kui maksudnya tak ada yang memalukan. Makanya dalam urusan yang saya singgung di atas, biarlah waktu yang menjadi juri terbaik. Makasih atas kunjungan dan komentar-komentarmu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>El, maaf baru malam ini sempat melihat kembali catatan ini dan baca komentarmu. Benar, banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab dalam hidup ini. Tapi ada ungkapan bahasa Tionghoa (问心无愧 wen xin wu kui) yang membuat saya tabah menghadapi semua persoalan ini, termasuk salah tanggap, bahkan tuduhan yang bukan-bukan. Wen xin berarti tanya ke hatimu, tanya ke nuranimu. Wu kui maksudnya tak ada yang memalukan. Makanya dalam urusan yang saya singgung di atas, biarlah waktu yang menjadi juri terbaik. Makasih atas kunjungan dan komentar-komentarmu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (18) by drt</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-18/comment-page-1/#comment-22005</link>
		<dc:creator>drt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:29:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3573#comment-22005</guid>
		<description>Makasih kembali, Billy. Iya, kapan main ke sini? Mungkin waktu antar Brandon kuliah? Hahaha, jangan kaget. Tahu-tahu Brandon sudah SD, SMP, SMA dan terus bilang, mau kuliah di Huntsville lagi. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih kembali, Billy. Iya, kapan main ke sini? Mungkin waktu antar Brandon kuliah? Hahaha, jangan kaget. Tahu-tahu Brandon sudah SD, SMP, SMA dan terus bilang, mau kuliah di Huntsville lagi. <img src='http://28oktober.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (19) by drt</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-19/comment-page-1/#comment-22004</link>
		<dc:creator>drt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:26:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3602#comment-22004</guid>
		<description>Bung Hans,

Maaf karena ketatnya jadwal, beta tidak sempat kontak bung Hans dan teman-teman lain. Moga-moga ketong bisa ketemu di kesempatan lain.

Terima kasih atas kunjungan ke sini dan salam untuk keluarga di Bojonegoro. Saya lihat di peta, nampaknya KA tidak lewat Bojonegoro. Dan kalau lewat pun tidak sempat turun. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Hans,</p>
<p>Maaf karena ketatnya jadwal, beta tidak sempat kontak bung Hans dan teman-teman lain. Moga-moga ketong bisa ketemu di kesempatan lain.</p>
<p>Terima kasih atas kunjungan ke sini dan salam untuk keluarga di Bojonegoro. Saya lihat di peta, nampaknya KA tidak lewat Bojonegoro. Dan kalau lewat pun tidak sempat turun. <img src='http://28oktober.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Catatan Ziarah (19) by Hans Mandala</title>
		<link>http://28oktober.net/catatan-ziarah-19/comment-page-1/#comment-22002</link>
		<dc:creator>Hans Mandala</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 02:17:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=3602#comment-22002</guid>
		<description>Alinea pendek beribu makna....
&quot;Tapi Perasaan itu juga dibarengi perasaan lain yang mengingatkan, betapa jauhnya waktu telah berlalu. Tiga puluh, empat puluh, bahkan lima puluh tahun telah berlalu tanpa banyak cincong.&quot; 
Mudah2an sekali kelak terbit buku  &quot;Catatan Ziarah A. Tanone&quot;. Catatan2 ini memuat banyak cerita jujur yang enak dijadikan referensi, mungkin bagi banyak generasi muda, beta salah satunya, tampah perasaan takut terhadap kesalahan. Hal yang paling beta hindari adalah pemborosan logika untuk mencari kebenaran dari sebuah tulisan. Selamat menulis DR. AT</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alinea pendek beribu makna&#8230;.<br />
&#8220;Tapi Perasaan itu juga dibarengi perasaan lain yang mengingatkan, betapa jauhnya waktu telah berlalu. Tiga puluh, empat puluh, bahkan lima puluh tahun telah berlalu tanpa banyak cincong.&#8221;<br />
Mudah2an sekali kelak terbit buku  &#8220;Catatan Ziarah A. Tanone&#8221;. Catatan2 ini memuat banyak cerita jujur yang enak dijadikan referensi, mungkin bagi banyak generasi muda, beta salah satunya, tampah perasaan takut terhadap kesalahan. Hal yang paling beta hindari adalah pemborosan logika untuk mencari kebenaran dari sebuah tulisan. Selamat menulis DR. AT</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

