≡ Menu

Di sanakah kamu? (7)

Rentetan kejadian semenjak saya kembali ke Gereja dan pengalaman di Conyers sangat mempengaruhi diri saya di hari-hari berikutnya.

Tanggal 1 Januari 1999, adalah liburan Tahun Baru. Saya ingat bahwa sore hari itu saya harus menjemput Riki yang akan tiba dari New Zealand di bandara kota Birmingham. Letak bandara ini sekitar satu setengah sampai dua jam perjalanan dari rumah tergantung padat tidaknya lalin di highway. Sedangkan dari Birmingham ke Conyers, hanya butuh sekitar 2 jam. Karena itu saya terus ambil kesempatan itu dan berangkat pagi hari ke Conyers dulu, baru pulangnya mampir jemput Riki di Birmingham.

Jalan masuk ke 'the Farm'. Photo dari Google Map.

Jalan masuk ke ‘the Farm’. Photo dari Google Map.

Karena sudah pernah datang, begitu tiba di Conyers saya langsung menuju ruang aparisi dan langsung berdoa di pojok kiri depan ruangan itu. Tak ada kejadian aneh-aneh kali ini. Selesai berdoa saya pungut fotocopy lama pesan Bunda Maria kepada Nancy yang ada di sekitar tempat berdoa itu dan bawa keluar terus duduk di dekat patung besar Bunda Maria di halaman dan mulai membukanya. Begitu buka, di salah satu halaman yang terlihat pertama adalah judul ‘The War is going to end soon’ atau ‘Perang akan segera berakhir.’

Mungkin ini pesan lama dari saat perang Teluk Pertama sekitar tahun 1993. Saya sendiri sudah tak ingat lagi kejadian persisnya saat itu. Tapi waktu omong-omong dengan Winnie, dia ingatkan bahwa sewaktu saya menjemput dia pulang kerja hari Minggu setelah kunjungan saya ke Conyers dua hari sebelumnya itu, saya ceriterakn kalau sehabis Misa di Gereja paginya saya sempat omong dengan Fr. Phil. Menurut Winnie, dia masih ingat ceritera saya bahwa karena saat itu tak ada perang, Fr. Phil bilang, mungkin itu berarti perang pribadi (personal war) saya yang akan berakhir. Huh, saya sendiri malah sudah lupa, Winnie masih ingat sekali. Memang, ingatan Winnie jauh lebih baik dari saya akhir-akhir ini.

Patung Bunda Maria di halaman 'the Farm' yang kelihatan juga dari jalan masuk. Foto koleksi pribadi.

Patung Bunda Maria di halaman ‘the Farm’ yang kelihatan juga dari jalan masuk. Foto koleksi pribadi.

Lalu Winnie ingatkan lagi dalam pembicaraan kita baru-baru ini bahwa setelah kejadian itu, pada hari Senin berikut yang jatuh padatanggal 4 Januari, kami terima surat panggilah karena salah satu lamaran kerjaan saya diterima. Ya ampun, kalau tak diingatkan Winnie, tentu saja saya sudah lupa. Begitu diingatkan, saya baru sadar dan ingat. Iya, dalam surat itu saya diminta datang memberesi urusan adminstrasi untuk mulai kerja tanggal 13 Januari. Tapi ibu rumah tangga siapa yang tak bakal ingat tanggal suaminya mendapat pekerjaan lagi setelah terkena PHK? Winnie masih mengingatnya saat saya sudah tak begitu ingat lagi.

Karena baru saja mulai bekerja lagi, maka kunjungan berikutnya ke Conyers bersama Winnie baru terjadi sebulan kemudian, yaitu pada hari Sabtu 13 Februari 1999. Saya libur tapi Winnie harus ambil cuti hari itu karena memang dia bekerja di akhir pekan.

Setiap tanggal 13 selalu ada acara doa di Conyers walaupun ‘pesan terakhir Bunda Maria’ sudah berakhir 13 Oktober 1998. Tanggal 13 adalah hari peringatan pesan bulanan kepada Nancy yang sudah berlangsung sekian tahun.

Seperti yang sudah saya katakan, ada suatu kesulitan saya mencerna apa yang disebut pesan Bunda Maria atau pesan Tuhan Yesus kepada Nancy. Dengan pengetahuan teology yang nol, saya tak bisa mengerti, apakah itu pesan yang benar, sesuai ajaran Gereja atau pesan yang secara teology sangat sulit dipertahankan? Tapi ada sesuatu dari Conyers yang sulit dijelaskan dengan akal sehat saya sendiri.

Contohnya, pengalaman pertama yang saya alami sendiri ketika disirami rasa nyaman saat berdoa, di mana perasan sejuk itu masuk dari ubun-ubun terus menjalar sampai ujung kaki yang membuat saya menangis saat berlutut di pojok ruangan aparisi. Begitu pula judul pesan tentang perang yang akan berakhir yang baru saya sebutkan di atas, dan Fr. Phil katakan mungkin perang pribadi saya akan berakhir; lalu hari Senin berikutnya saya langsung terima surat yang memberitahu lamaran kerjaan saya diterima dan saya bisa langsung bekerja.

Pertama, sulit saya bantah fakta ini. Ada yang kaitkan dengan Jerusalem syndrome, tapi setelah baca apa itu Jerusalem syndrome, saya tetap yakin apa yang saya terima adalah sentuhan kasih ilahi lewat roh kudus. Sedangkan urusan kedua, setelah sekian tahun, saya hanya bisa bertanya, kalau itu hanya kebetulan, kenapa ya begitu banyak kebetulan yang terjadi dengan saya dan Winnie di Conyers?

Ambillah urusan tanggal 13. Terlepas dari tanggal 13 adalah saat Nancy menerima pesanan dari Bunda Maria, kenapa ya banyak sekali ‘kebetulan’ tanggal 13 yang berkaitan dengan perjalanan rohani kami? Bagaimana saya harus menerangkan soal begitu banyak kebetulan?….

…. bersambung.

Paskah, 2014.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment

Next post:

Previous post: