≡ Menu

Gambang Kromong

Siang ini selagi surfing di youtube, saya temukan video ini secara tidak sengaja. Hal ini mengingatkan saya akan seorang pemain Erhu, alat musik tradisional China ini dari masa kecil saya.

Pemain Erhu itu adalah mantan Kepala Sekolah Tionghua di Kupang, di akhir tahun 50 sampai pertengahan tahun 60an – saat sekolah kami ditutup sehabis malapetaka nasional berdarah di tahun 1965. Nama kepala sekolah saya Rao Chuda. Beliau sering memainkan Erhu pada berbagai acara kebudayaan di sekolah kami.

Melihat video ini, saya jadi teringat pada Rao Xiaochang (Kepala Sekolah Rao). Dalam jam pelajaran menyanyi, beliau sering memainkan Erhu juga.

Buat yang ingin tahu Erhu itu apa, sedianya saya coba menaruh video Gambang Kromong di sini.

gambang

Sayang mungkin video tersebut tidak di set untuk di taruh di tempat lain, yang seharusnya menjadi promosi gratis. Perhatikan di saat saya mengambil screen shot video ini, pengunjungnya belum mencapai 2000 orang. Apaboleh buat, terpaksa saya mengambil video lain dari youtube sebagai penggantinya. Sedangkan buat yang pengin menikmati video Gambang Kromong itu, bisa kelik di sini atau di gambar di atas. Saya yakin lewat promosi di sini, jumlah pengunjungnya akan bertambah, jauh melampaui jumlah 1975 pengunjung sejak dipost bulan January 2013 yang lalu. 😀

Untuk penjelasan lebih jauh bisa mengenai Gambang Kromong, silahkan baca uraian di blognya Gloria Putri Angelina.

Terima kasih buat Gloria yang telah melakukan observasi dan menyajikannya di youtube maupun blog di atas.

Semoga budaya ini tetap bertumbuh dan menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia.Bukankah budaya itu saling mempengaruhi. Seingat saya, Akio Morita dalam bukunya yang terkenal tentang orang Jepang yang tidak bisa mengatakan ‘No’ pernah mengakui, kalau bangsa Jepang adalah tukang meniru yang paling hebat. Mereka meniru dan membuat barang tiruannya jauh lebih baik dari aslinya. Perhatikan aksara Jepang yang memakai Kanji yang berasal dari Tiongkok, ataupun barang-barang elektronik yang diadaptasi dan ditiru dari penemuan di barat. Apakah bahasa Jepang lebih baik dari bahasa Tionghoa masih bisa diperdebatkan, tergantung dari sudut pengamatnya. Yang jelas, produk elektronik Jepang menguasai pasaran dunia walaupun masih banyak penemuan unik berasal dari Amerika.

Selamat menikmati musik Erhu dan Gambang Kromong.

Koreksi:
Rupanya saya yang keliru. Ternyata dari lokasi lain di luar rumah saya, bila saya membuka situs ini, video dari youtube hanya menunjukkan warna putih tanpa gambar. Tadinya saya melihat hal yang serupa dengan video sdri Gloria yang saya maksudkan di atas. Saya menyangka kelangkaan video tersebut saat saya melihat halaman ini dikarenakan setting dari sdri. Gloria. Untuk mengoreksi hal itu, saya coba taruh video tersebut di sini. Seandainya anda hanya melihat ruang kosong di antara tulisan WPVideo 1.0 dan huruf merah bertulisakan ‘Download’, cobalah menggerakkan mouse di sekitar lokasi video tersebut. Saya temukan video Erhu dari youtube di atas dengan ukuran lebih kecil setelah saya mengetuk-ngetuk dengan jari di lokasi video di bagian kosong itu. Makanya bila sdr/i tidak temukan video tersebut, silahkan coba memakai cara yang saya uraikkan di atas itu di sini:

Maaf, dan terima kasih.

{ 2 comments… add one }
  • Hung October 27, 2013, 7:53 pm

    Info yang sangat berguna, Rao Chuda beliau sudah meninggal di Surabaya, anak pertama ATung di Amerika, kedua AHoE di Kupang join sama adiknya, ACung buka Resto dan Hotel Royal di Kupang

  • Bulnop January 25, 2014, 9:45 am

    Sebuah kesenian yang harus kita lestarikan … Inilah indahnya Indonesia, benar2 Bhineka Tunggal Ika

Leave a Comment

Next post:

Previous post: