≡ Menu

Hari ini tanggal 28 Oktober,….

Dan hari ini hari lahir 28 oktober dot net.

Tak ada yang mau dirayakan di sini, karena seharian saya sibuk sekali mencari situs baru, install program, sampai mikiri apa yang akan ditulis utnuk mengisi halaman pertama ini. Saat ini sudah lewat jam 11 malam, dan saya baru saja mulai  mengetik halaman mukanya.

Sebenarnya ide blog ini besar sekali kaitan dengan bayi Gratia Rondo yang hari Senin tanggal 29 Oktober ini akan opname di RS Harapan Kita, Jakarta untuk operasi jantung karena kelainan yang dikenal dengan nama VSD atau Ventricular Septal Defect. Kita bakal kembali mengikuti tulisan lain mengenai bayi Gratia ini.

Untuk urusan bayi Gratia maupun urusan yang pernah saya dan teman-teman kerjakan di sini, biasanya saya tuangkan ceriteranya dalam blok berbahasa Inggris. Untuk tujuan mencari bantuan di sini, tentu bahasa Inggris itu perlu. Namun ada dua kesulitan, pertama, tidak semua yang tertulis itu bisa dinikmati oleh mereka yang kebetulan tidak bisa membaca dalam bahasa Inggris, dan kedua, kalau saya butuhkan bantuan untuk mengorganisir sesuatu dengan komunitas maya Indonesia, jadinya yang terhubungi terbatas sekali karena informasinya hampir semua dalam bahasa Inggris. Makanya saya putuskan untuk membuat satu blog baru, khusus dalam bahasa Indonesia.

Ada satu pertanyaan yang selama beberapa hari ini menggelitik. Sebenarnya, seberapa besarkah arti kehadiran sebuah blok berbahasa Indonesia di belantara maya ini? Mungkinkah kehadiran blog ini bisa membangunkan orang dari tidur untuk membantu usaha kita, ataukah kehadiran kita cumalah sebuah angka statistik dari belantara dunia maya?

Itulah pertanyaan yang menggelitik, dan itu yang mendorong kenapa saya putuskan membuat blog ini. Kebetulan sekali waktu mikiri ide ini semalam, saya ingat bahwa hari ini tanggal 28 Oktober, Hari Sumpah Pemuda, maka saya putuskan mengambil nama 28oktober.net. Sekedar mengingatkan akan hari bersejarah itu.

Saya pikir semangat Sumpah Pemuda bisa melandasi apa yang selama ini telah kami kerjakan bersama teman-teman di Pak Laru Bolelebo, sebuah milis asuhan saya sebagai tempat bernostalgia untuk bisa berbahasa Kupang. Apa yang telah kami kerjakan bersama selama ini rasanya cukup mencerminkan upaya kami di sini yang lintas agama, lintas suku, lintas budaya tanpa afiliasi politik. Mudah-mudahan itu menjadi langkah pertama yang baik untuk seribu li yang akan kita tempuh bersama.

Dan iya, hari ini tanggal 28 Oktober, 2007.

{ 1 comment… add one }

Leave a Comment