≡ Menu

Hasil Pengobatan Kanker Paru di Klinik Dr. Shu (1)

Dalam postingan sebelum ini, kita lihat bahwa jumlah pasien kanker paru yang sempat berobat ke kliniknya Dr. Shu selama tujuh tahun ini berjumlah 478 orang, dan angka kematiannya di atas 30% tetapi masih di bawah 50%. Yang menarik, ada juga ceritera yang membesarkan hati para penderita kanker paru, misalnya pasien yang sangat menderita sewaktu menjalani kemoterapi, ternyata menjadi lega setelah mendengarkan penjelasan Dr. Shu lalu bersedia mengikuti anjuran dan menjalani pengobatan menurut cara Dr. Shu.

Berikut ini adalah ceritera pertama tentang pasien kanker paru dari dua terjemahan yang akan saya sajikan di sini:

Nona Wang yang berasal dari Qingshui (清水), sudah beberapa tahun sering batuk, namun selalu dianggap cuma batuk biasa saja.

Tahun 2001, ayahnya nona Wang jatuh sakit, dan membutuhkan perhatian serta perawatan penuh selama 24 jam. Sejak itu kesehatan nona Wang pun mulai memburuk, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan akhirnya pada bulan Oktober 2006 didiagnosis kalau dia terkena kanker paru.

Hasil biopsinya menunjukkan bahwa Nona Wang terkena karsinoma paru bukan sel kecil. Atas biaya sendiri, dia menjalani kemoterapi yang menggunakan obat Iressa (Nama generik: gefitinib). Setelah enam bulan, ditemukan kalau kankernya sudah metastasis ke subclavian lymphatic trunk. Dokternya lalu memberikan suntikan kemoterapi lagi, dan tampaknya tumor itu mengecil. Akan tetapi batuknya tetap bandel dan banyak dahaknya. Karena kemoterapi sangat menyakitkan, maka pada bulan Juni 2008 Nona Wang datang periksa ke klinik Bedah Syaraf dan Naturopathy Dr. Shu. Setelah mendengarkan penjelasan Dr. Shu mengenai kanker selama 3 jam, dia memutuskan untuk tidak melanjutkan kemoterapy, tetapi langsung menggunakan cairan Tian Xian (天仙液) yang dianjurkan Dr. Shu disertai pengobatan dengan Terrantin, atau proline-directed protein kinase inhibitor. Ketika diperiksa lagi setelah enam bulan (Desember 2008), kanker paru kelihatannya jauh berkurang, timbunan cairan juga menyusut dan keadaan pasien juga jauh lebih membaik.

Hasil CT Scan bulan September 2008 menunjukkan adanya kanker paru-paru, genangan cairan dan paru yang mengkerut (atelektasis). Perhatikan anak panah berwarna merah.

Hasil CT Scan bulan Desember 2008 menunjukkan kanker paru-parunya mengecil, genangan cairan berkurang dan atrofi paru juga mulai membaik.

Bilang anda tertarik membaca postingan aslinya silahkan klik ke foto-foto di atas atau klik di sini.

Semoga ceritera ini membantu!

Disclaimer: Postingan ini hanya berisi informasi tentang kemajuan metode pengobatan Dr. Shu. Kami tidak memberikan konsultasi, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Silahkan berkonsultasi dengan dokter anda untuk semua masalah kesehatan anda.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment