≡ Menu

Ikut Bahagia Bersama Keluarga Besar Johannes

Semalam sebuah subject email yang masuk dalam mailbox sempat menarik perhatian saya.

Subj: Pahlawan Nasional John Lie dan Prof Dr Herman Johanes.

Siapa kedua tokoh ini, bukan tempatnya di sini untuk mengulangi lagi apa yang sudah banyak disiarkan media masa. Tapi bagi saya, nama kedua, Prof. Dr. Herman Johannes terasa sangat pribadi.

Selama tahun-tahun terakhir saya di Jurusan Fisika, Fakultas Ilmu Pasti Alam, Universitas Gadjah Mada di awal tahun 70an, saya mengurusi pengetikan diktat beliau dan seringkali bertindak sebagai asisten pribadi dalam pengurusan diktat, buku, dan kadang mewakili beliau membantu urusan keluarga. Banyak kenangan lucu dan kadang agak memalukan, misalnya mesin ketik portable yang saya pakai tidak cukup kuat untuk melubangi lembaran stensil sehingga diktat Fisika Jilid Pertamanya sukar dibaca. Tapi om Jo tidak bilang apa-apa padahal saya malu sekali.

Tahun lalu, sewaktu saya bertugas ke Houston, saya sempat bertemu dengan Danny Johannes, putra sulung om dan tante Jo yang bekerja di sebuah perusahaan multinasional di bidang perminyakan di sana. Buat saya, putra-putri beliau sudah seperti adik-adik saya sendiri. Danny jauh-jauh datang mencari saya di kompleks perkantoran kami untuk memberikan sebuah DVD berisi rekaman video ketika Prof Johannes menerima gelar Dr. Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada di tahun 1975.

Lucu juga melihat tampang saya hampir 35 tahun lalu diantara banyak sesepuh dan teman, dan banyak di antara para sepuh dalam video itu sudah berpulang duluan. Karena kedekatan ini, maka begitu membaca berita singkat dalam email itu, saya lalu mengontak Helmi Johannes yang kini bekerja di VOA di Washington DC via Facebook, untuk konfirmasi berita tersebut. Soalnya semalam setelah melihat email itu, saya cari di Kompas, beritanya belum turun.

Helmi mengatakan bahwa kemarin semua saudaranya sedang mengantar ibu mereka untuk mengikuti upacara di Istana Negara. Tak heran tak ada yang mengangkat telpon di Yoyga. Tapi karena beritanya baru saja Helmi terima Sabtu lalu maka tidak mungkin mengejar waktu untuk menghadiri acara di Jakarta.

Foto berikut adalah foto ketika keluarga Johannes menyanyi bersama dalam acara keluarga di rumah Prof. Bakdi Soemanto dari Fakultas Sastra UGM di Demangan Baru, Yogya. Waktu itu kami baru saja menikah di Pekalongan dan banyak teman di Yogya yang tak bisa hadir dalam pesta kawin kami. Maka atas upaya teman-teman saya di Fakultas, dan atas bantuan dari keluarga Johannes dan keluarga Bakdi Soemanto, teman-teman di Yogya mengadakan pesta lagi di Aula Pertemuan Gereja Katholik Kota Baru. Selesai acara, para kerabat keluarga kami berkumpul di rumah keluarga Bakdi Soemanto dan di situ keluarga Johannes menyumbangkan sebuah lagu dalam meramaikan acara keluarga itu.

img024c

Sudah banyak yang ditulis untuk Om Jo, begitu panggilan akrab dari keluarga mahasiswa NTT, khususnya yang dari Kupang buat beliau. Tapi buat saya, om Jo adalah bintang penolong, kalau saya boleh pinjam istilah dari ceritera silat. Tanpa bantuan finansial om Jo lewat assistanship sewaktu saya jadi mahasiswa, belum tentu hari ini saya ada di sini. Makanya dalam hari yang bersejarah ini saya pun ikut berbahagia bersama keluarga besar Johannes.

Semoga suri teladan dan jasa baik om Jo yang pernah menduduki berbagai jabatan tinggi dan sempat dianugerahi Bintang Mahaputra ini bisa menjadi dorongan buat para mahasiswa dari daerah terpencil seperti berbagai pelosok di Timor maupun generasi muda Indonesia pada umumnya.

Ketika dunia penuh dengan penyeleweng dan koruptor, beliau tetap bersih. Bahkan ada yang menganggap beliau terlalu lugu. Tapi itulah om Jo yang saya kenal. Om Jo yang ketika banyak orang menyalahkan saya, beliau tetap mendukung saya.

Buat tante dan adik-adik keluarga besar Johannes, saya dan Winnie ikut berbahagia bersama anda semua. Terima kasih atas jasa besar om Jo dan anda semua buat bangsa dan negara, dan untuk saya pribadi.***

{ 10 comments… add one }
  • Nitha Müller-Soplanit November 10, 2009, 2:18 pm

    Buat Zus Henny dan semua keluarga Besar Johannes,
    Beta sekeluarga ikut berbangga dan mengucapkan selamat atas penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Prof H Johannes.
    Semoga Keberhasilan ini menjadi teladan bagi generasi muda NTT.

    Yang ikut berbangga,

    Fam Müller-Soplanit
    Switzerland

  • Hans Mandala November 11, 2009, 8:21 pm

    Bagi kita generasi muda timor, mengenal dan memahi perjuangan Prof. Herman Johannes walaupun hanya melalui buku dan media penyiaran tetapi cukup beralasan untuk ikut berbangga. Ilmu dan jabatan yg tinggi tidak merubah hidup beliau, tetap sederhana dan tulus. Buat Ibu Henny dan keluarga besar Johannes beta ucapkan selamat atas Anugerah Pahlawan Nasional kepada Prof. Herman Johannes.

  • Anni Ugut Dorrius November 12, 2009, 12:16 am

    Untuk zus Henny dan keluarga besar Johannes,

    Ketong sekeluarga dari jauh menyampaikan turut berbahagia dan bersyukur atas anugerah pemerintah Indonesia kepada Prof. Dr. Herman Johannes sebagai Pahlawan Nasional. Semoga ini menjadi pemicu bagi kita semua generasi penerus untuk selalu memberikan yang terbaik untuk memajukan bangsa dan negara serta sesama.

    Ikut berbangga,

    Anni Ugut Dorrius
    Vancouver, Canada

  • Yongki November 12, 2009, 12:45 am

    Proficiat buat Almarhum Opa Johannes juga semua keluarga besar Johannes dan NTT yang berbahagia. Biarlah ini menjadi suatu pemicu kita generasi selanjutnya dalam membangun kitong pung NTT dan Indonesia.

    Cheers,
    Yongki Pello – Singapore

  • Nanik Trickey November 14, 2009, 12:22 am

    Selamat buat Zus Henny MJ dan keluarga besar Johannes. Salah satu contoh tokoh pendidikan yang berhasil dengan kedermawanan, kerendahan hati. Saya yang lahir dan besar di Kupang ikut berbangga. Tokoh NTT seperti Opa Johannes memang patut mendapat penghargaan ini.
    Semoga para pemuda NTT bisa mensuri tauladani jejak beliu.
    Congratulations!

    Nanik Trickey
    Seattle, Washington

  • ferdy cunong November 14, 2009, 7:35 am

    Selamat atas penganugerahan Pahlawan Nasioanal buat Alm,Prof,Dr, Herman Johannes, dan selamat bagi keluarga besar Johannes,semoga menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia khususnnya generasi muda NTT,salam hormat buat Tante Anne Amalo-Johannes, Christine,Henny,Daniel & Helmi yg di Amrik.
    Ferdy Cunong & keluarga
    Pekanbaru,Riau

  • Daniel (Danny) Johannes November 21, 2009, 6:03 pm

    Terima kasih untuk Bung Aris untuk tulisan kenangannya…
    Kapan ke Houston lagi? BTW, boleh beta minta scan foto di rumah keluarga Bakdi Soemanto itu, in full resolution?

    Buat Ferdy, Nanik, Yongky, Anni, Hans dan Nitta, terima kasih atas comments nya.

    God bless you all,
    Daniel Johannes

  • drt November 22, 2009, 11:22 am

    Terima kasih atas komentar dan color correction fotonya, Danny. Buat para visitor, walaupun saya mengatakan Danny adalah putra sulung, maksud saya anak laki pertama. Sedangkan anak sulung adalah Tine, dan Danny pada urutan ketiga. 🙂 Maaf ya adik-adik Tine dan Henny.

  • omega tahun November 30, 2009, 2:13 am

    SELAMAT BUAT OM JO dan Keluarga Besar JOhanes atas terpilihnya Prof. H.Johhanes sebagai pahlawan nasional..sebagai Anak Timor, beta sangat bangga & smoga hal ini bsa memotifasi anak2 muDa NTT untuk terus berjuang dalam mengangkat nama NTT yg selama dikenal terbelakang dlm pembangunan d segala aspek…..bravo…..TUHAN MEMBERKATI SELALU

  • Yanni Tahun August 23, 2012, 10:09 am

    Keluarga Besar Johanes di Jogja….. malam ini beta telalu senang karena tulisan ini muncul di halaman ini. sebagai orang timor beta bangga, karena ada yang di nobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Tuhan Berkati keluarga besar Johanes. Ilmu, karya dan bakti dari Papa Prof H Johanes semoga dilanjutkan oleh anak-anak Indonesia asal NTT.
    Tuahn Memberkati Kita Samua

    Yanni Tahun
    Kuanfatu, SoE TTS NTT

Leave a Comment