Begitu kata Roy waktu memulai homilinya dua tahun lalu.
Homili itu mengenai kejadian saat istri Roy baru saja meninggal setelah 20 bulan menderita penyakit kanker. Semua upaya dokter waktu itu sia-sia saja.
Tak lama sesudah istrinya meninggal, Roy mampir ke rumah seorang teman, dan Roy diberikan sebuah buku. Begitu Roy baca, kalimat pertama bab pertama bunyinya seperti judul di atas – It’s Not About You — Itu bukan tentang kamu.
Tujuan hidupmu jauh lebih besar dari kepuasan pribadimu, ketenangan bathinmu, karirmu, atau bahkan impian yang paling gila dan ambisimu. Bila kamu ingin tahu mengapa kamu ditempatkan di planet ini, kamu harus memulai dari Tuhan. Kamu dilahirkan karena tujuannya dan untuk tujuannya.
Bab itu begitu menarik perhatian Roy, dan akhirnya Roy melahap sampai selesai isi buku karangan Rich Warren, seorang pendeta pendiri gereja Saddleback di California, yang berjudul The Purpose Driven Life atau Hidup yang Digerakkan oleh Tujuan.
Buku itu langsung merubah hidup Roy yang baru saja menduda, ceritera Roy dalam homilinya di Paroki kami. Itu saat liburan musim panas, dan Roy yang sudah berada di tahun kedua di Seminari pulang untuk berbakti di parokinya – Good Shephard atau Paroki Gembala Baik.
Tepat setahun lalu, Roy ditahbiskan menjadi Diakon oleh Uskup kami, The Most Reverend Robert J. Baker, S.T.D., dari Keuskupan Birmingham, Alabama dengan mengambil tempat di paroki kami, Good Shepherd di kota Huntsville, Alabama. Siang tadi, Roy ditahbiskan di Katedral St. Paulus di kota Birmingham, dan Roy, pemimpin Cursillo grup saya, sekarang resmi menjadi Pastor atau Fr. Roy Runkle. Dalam foto di atas tampak Roy sedang memberikan berkat perdananya kepada Uskup Baker di depan Altar Katedral St. Paulus.
Yang menarik, Roy adalah pensiunan Fisisis yang bekerja di Laboratory Struktur dan Propulsi Roket di Marshall Space Flight Center, NASA atau Pusat Penerbangan Antariksa Marshall, NASA. Ketika Roy pensiun setelah bekerja selama 38 tahun, Roy mendapat penghargaan khusus termasuk uang tunai yang memadai karena penemuan Roy yang membuat NASA bisa menghemat biaya jutaan dollar setiap kali ada peluncuran Space Shuttle.
Roy mempunyai seorang putri dan dua orang cucu. Bulan Maret yang lalu Roy genap berusia 70 tahun.
Tampaknya ini suatu kecendrungan terakhir di Amerika. Para duda yang pensiun dan masih sehat bugar akhirnya meluangkan sisa hidup mereka untuk berbakti pada Gereja dan umat paroki mereka.
Sewaktu menyaksikan pentahbisan Roy tadi, saya jadi teringat homilinya dua tahun lalu. Homili yang mengingatkan kita semua, bahwa:
- semua itu bukan tentang kamu, dan
- kalau mau cari tahu sebabnya, harus memulai dari Tuhan dahulu.
Congratulation, Fr. Roy!
karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu…; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. (Kolose 1:16b)
Popularity: 1% [?]


