≡ Menu

Lomba Lari 5K yang kedua

Pagi tadi, untuk kedua kali dalam hidup, saya ikut lagi lomba lari 5K yang diadakan di kantor.

Sejak kecil saya bukan tipe atletik. Guru Olahraga di SMA pernah bilang, kamu harus pulang dan latihan pakai kelapa sewaktu latihan voley dan saya membuat kesahalah terus.

Sampai dua tahun lalu, sepulang kerja saya akan duduk di depan komputer lagi kalau bukan duduk di depan TV. Di Amerika sini adalah istilah khusus buat tipe ini yang disebut couch potatoes, atau kentang-kentang yang nongkrong di sofa dengan remote control di tangan.

Tapi ini berubah setelah saya mulai memperhatikan masalah kesehatan, apalagi melihat makin banyak teman-teman sebaya, yang bersusulan pergi menemui sang pencipta.

Kebetulan di kantor kami ada program yang mendorong para pegawai untuk meningkatkan kesehatan lewat berbagai program olahraga dan ceramah tentang berbagai hal untuk pencegahan penyakit. Selain itu beberapa tahun terakhir saya juga banyak membaca buku-buku mengenai perbaikan kesehatan, memakan suplemen dan vitamin dan mulai merubah cara hidup saya dan hasilnya terlihat pagi ini.

Lintasan 5K di kampus yang indah ini saya tempuh dalam waktu 46:53.

Ini berarti 3 menit 40 detik lebih awal dibandingkan tahun lalu yang membutuhkan waktu 50:33. Saya tak pernah bayangkan kemampuan seperti hari ini mengingat tahun-tahun sebelumnya kalau berlari 20-30 meter saja sudah kehabisan nafas.

Harapan saya tahun depan tidak banyak masalah seperti awal tahun ini sehingga saya bisa terus berlatih, dan bisa memperbaiki waktunya. Walaupun tidak bisa menyaingi anak-anak muda yang cuma butuh waktu sekitar 20 menit untuk menyelesaikan jarak ini, saya sudah cukup bahagia. Karena biarpun lari dan jalan bergantian, saya tidak sampai masuk ke dalam kategori nomor ‘kakorek’ seperti kata orang Kupang alias ‘buncirit’ menurut istri saya ketika mencapai garis finish.

Tahun depan saya akan ikut lagi. Tolong doakan ya.***

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment