Dua tiga minggu lalu ceritera soal semangka sebagai pengganti Viagra ini ramai dibahas di berbagai media di Amerika, karena ada hasil penelitian yang mengatakan bahwa Semangka mengandung Citrulline yang bisa merangsang pembentukan Arginine dalam tubuh, yang bisa menstimulasi badan kita untuk menghasilkan Nitric Oxide yang berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah seperti halnya yang dilakukan Viagra.
Nah, kalau anda ingin tahu, apakah benar semangka bisa menggantikan pilbiru itu, silahkan mendengar sendiri penjelasan Dr. Rosenfeld tentang daya guna semangka sebagai pengganti obat lesu otot dalam video berikut. Maaf, videonya berbahasa Inggris.
Saya sendiri mengerti tentang Arginine karena dalam bukunya, The Blood Pressure Cure – 8 Weeks To Lower Blood Pressure Without Prescription Drugs, wartawan medis kawakan Robert E. Kowalski menulis bahwa Senjata Rahasia #1 dari 5 senjata rahasia untuk memerangi darah tinggi tanpa resep dokter itu bernama Arginine, dan Kowalski lalu menjelaskan tentang fungsi bahan mentah yang akan menghasilkan nitric-oxide dalam lapisan pembuluh darah ini. Sayangnya arginine cepat sekali metabolismenya sehingga dalam waktu kurang dari sejam saja sudah habis terpakai. Lalu Kowalski menganjurkan untuk pakai kapsul spesial yang akan melepaskan arginine secara perlahan (extended release capsul). Ternyata setelah saya coba ikuti anjuran Kowalski, setelah berminggu-minggu memakan Ariginine dan supplements lain yang dianjurkan dalam buku itu, tekanan darah saya tidak berkurang sampai saya pikir mungkin tak ada gunanya. Eh, suatu hari sehabis ke belakang, (maaf), saya sempat melihat ada sesuatu yang mengapung ke atas sebelum saya menyiram toiletnya. Sudah lama saya mendengar bahwa banyak obat yang ditelan bisa keluar bulat-bulat tanpa dicerna, makanya banyak sekali health supplement yang disediakan dalam bentuk Isotonic. Alasannya, cairan Isotonic yang sama tekanan osmotiknya dengan cairan tubuh cuma membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk masuk ke dalam pembuluh darah lewat dinding usus kecil. (Saya bukan MD jadi kalau ingin tahu, silahkan cek dengan dokter anda.) Tapi baru kali itu saya sempat melihat sendiri obat yang saya makan keluar langsung dalam waktu yang relatif singkat lewat pintu belakang. Karena pengalaman mencoba Arginine yang dianjurkan Kowalski itu, makanya penjelasan Dr. Rosenfeld ini tidak asing bagi saya.
Dalam bukunya Kowalski juga menguraikan bahwa fungsi Arginine yang membantu mereka yang mengalami ED (Erectile Dysfunction) itu ternyata merupakan efek sampingan dari pembuluh darah yang melebar. Fungsi ini sama saja dengan fungsi Viagra. Bahkan Viagra sendiri sebenarnya hasil sampingan dari pencarian obat darah tinggi, tapi hasil sampingan ini sekarang menghasilkan bermilyar-milyar dollar buat perusahaan farmasinya.
Sayang buat para pecinta semangka, menurut Dr. Rosenfeld, semangka sebagai pengganti Viagra hasilnya masih tanda tanya. Apalagi makan semangka itu sama saja minum direutik, bikin orang maunya ke kamar kecil terus.
Lha gimana bisa berfungsi kalau harus bolak-balik ke WC terus? Bukan itu saja. Makan Semangka juga akan menaikkan kadar gula, dan tentu saja tak baik untuk mereka yang menderita penyakit kencing manis. Buat yang masih penasaran, silahkan baca misalnya infonya di situs WebMD tentang khasiatnya Semangka yang di Kupang Timor lebih dikenal dengan nama Poteka ini. Seorang peneliti di situs WebMD malah menganjurkan, sudahlah, kalau ada Semangka, tambahi garam dan nikmatinya saja rasa semangka ketimbang pikiran yang tidak-tidak. Tapi hati-hati, di akhir video dokter Rosenfeld sempat bicara tentang pisau yang perlu diasah terus menerus agar tidak lekas menjadi tumpul. Nah, kalau ada yang ingin memakai anjuran Dr. Rosenfeld ini sebagai alasan untuk memotong semangka alias jajan terus di luaran, mungkin perlu juga kunjungi situs Mang Iyus dan baca urusan rasionalisasi moral, dengan contoh tentang Noli Me Tangere alias Jangan Sentuh Aku.
Popularity: 100% [?]



{ 0 comments… add one now }