Papeca, papeca,
Pablo, peblo, pecablo
Mendengar saya mengulang-ngulangi kalimat ini di meja makan, istri saya sempat bertanya, itu mantra apa lagi?
Ah, bukan mantra, kata saya menjelaskan. Saya cuma lagi mencari-cari, gimana agar rima ketiga suku kata ini bisa melekat di ingatan pembaca?
Emangnya apa sih?
Saya terus ceriterakan. Kemarin, saya menulis apa yang kau cari pabloger? Lalu ada bung asterik tiga (***)
beri komentar. Saya terus pikir, kalau begitu barangkali pertanyaan saya kurang jelas, makanya saya lagi mencari rima untuk menulis lagi. Siapa tahu kali ini bisa lebih memperjelas pertanyaan saya. Sayang sungguh sayang, saya sempat ubek-ubek situsnya bung asterik tiga, tapi di sana pun beliau cuma berinisial NN alias No Name alias anonymus. Terima kasih bung atas kunjungan dan komentar anda. Anda pemberi komentar pertama posting tersebut.
Kembali ke rima kita,
Pablo di sini maksudnya para blogger,
Peblo untuk peblog, sedangkan
Cablo untuk pembaca blog.
Istri saya hanya mengangkat bahu. “Tak kira kamu mau tulis tentang Juan Pablo atau Pablo Picasso,” tukasnya.
Ah, saya nggak akan membawa-bawa Juan Pablo atau John Paul yang mengingatkan orang akan Sri Paus Yohannes Paulus II almarhum. Soalnya saya sudah berjanji, blog 28 Oktober dot Net ini lintas agama, lintas budaya, lintas suku, …. lintas daerah dan tentu saja lintas benua. Cuma saya memang belum sempat cari, apa ada istilah khusus untuk blog dan blogger itu dalam bahasa Indonesia? Apakah tinggal mengoper istilah aslinya atau sudah ada ide gila memunculkan istilah baru?
Kalau memang sudah ada istilahnya, mudah-mudahan ada papeca yang sudi buangkan waktunya beritahukan kita semua di sini. Tapi kalau memang belum ada, apa salahnya kalau saya pakai pablo, peblo dan cablo seperti di sini?
Istri saya lalu melanjutkan, “terus kenapa ada pecablo dalam rimamu di atas?”
“Oh, coba kamu ulangi sendiri, enak mana?”
Papeca, papeca,
pablo, peblo, cablo
atau
Papeca, papeca,
pablo, peblo, pecablo?
“Terus apa hubungan dengan apa yang kau cari pablogger?” lanjutnya penuh keingintahuan.
Begini. Pablo atau para blogger itu terdiri dari peblogger, makanya peblo adalah anggota pablo. Tapi kalau ada yang senang dengan isi suatu blog, berarti fungsinya di situ hanya sebagai seorang cablo.
“Hati-hati, jangan lupa ‘el’-nya,” kata istri saya.
“Iya,” saya mengerti.
Nah, yang sedang saya tunggu adalah jawaban dari pablo, tentang apa yang mereka cari lewat blog mereka. Maka itu saya pikir, walaupun belum klop benar, rima di atas mungkin bisa dilengkapi menjadi:
Papeca, papeca,
pablo, peblo, pecablo,
papeca, papeca,
anda masok yang mano?
![]()
Sedangkan pertanyaan kemarin bisa saya ubah sekarang menjadi:
Peblo, peblo, apa yang kau cari peblo?
Tapi tolong, jangan kirimkan saya satu halaman atau satu artikel. Yang saya butuhkan mungkin satu kalimat, mungkin satu paragraf, karena sebenarnya saya sendiri pun sedang mencari dalam ketidak-tahuan, dan seperti saya tulis kemarin,
barangkali
tidak tahu
torang gali
jadi tahu.
Tapi saya harus mengaku, karena keterbatasan waktu, hanya dalam kasus khusus saya, saya akan lewat paragraf kedua di blog lain. Jadi, kalau anda sempat baca sampai sini, saya salut, dan ucapkan terima kasih.
Tabik,
sesama peblo
Popularity: 1% [?]


