Selamat Jalan Bung Jongky Rhebok
Sep 27th, 2008 by drt
Pagi ini keluarga besar Pak Laru Bolelebo kehilangan lagi seorang anggota dari negeri Kincir Angin, bung Jongky Rhebok yang berasal dari Airnona, Kupang.
Saya sangat kaget membaca email dari ibu Ross Kaunang Lammers yang berbunyi:
Saudara2ku di BLLB, bersama ini beta sampaikan berita duka atas meninggalNya kekasih kita Jongky Rhebok tadi pagi . Dia mendapat serangan jantung pada saat tidur.
Semenjak meninggalnya teman-teman saya karena serangan jantung, saya merasa terpanggil untuk mengingatkan teman-teman lain, terutama yang sudah mulai menanjak usia agar kalau ada kesempatan, apalagi bagi mereka yang tinggal di luar negeri di mana fasilitas untuk pemeriksaan rutin tersedia, agar pergi melakukan pemeriksaan tahunan dan berusaha menangkap tanda-tanda penyakit jantung sedini mungkin. Tetapi rupanya upaya saya kurang keras, dan seorang teman mengobrol lewat milis Bolelebo, yang selalu membawa berbagai kenangan masa lalu kala kami sama-sama tumbuh dan besar di kota Karang itu, akhirnya pergi duluan pulang ke rumah Bapa mendahului kita.
Benar, saya akui semua ada di tangan Tuhan. Tapi siapa di antara kita yang tahu mana rencana Tuhan mana bukan? Dokter di Amerika suka mengatakan, bahwa bila bisa cepat ke ER (Emergency Room) kemungkinan tertolong itu besar sekali. Tetapi yah, kadang-kadang orang-orang ternama seperti penyiar TV Amerika Tim Russert pun tak berdaya di saat panggilan itu tiba-tiba datang.
Pagi ini saya menelusuri lagi arsip Bolelebo. Foto berikut barusan dipasang buat teman-teman di arsip foto Bolelebo, di mana bung Jongky bersama ibu Ranny berpose di taman.
Dari berbagai ceritera, yang saya bisa sebutkan, bung Jongky dari SD Airnona, SMP I Airnona, dan alumni SMAK Giovanni dan Undana. Bung Jongky adalah mantan penyiar RRI Studio Kupang, bersama bung Harry Silalahi almarhum. Bung Jongky sempat bertugas di Timtim, dan RRI Jakarta sebelum akhirnya pindah ke Negeri Kincir Angin. Bung Jongky meninggalkan ibu Ranny dan dua putra, Anthony dan Hans, dan satu putri, Evelin dan cucunya.
Semoga teman-teman dari milis Bolelebo bisa menambahkan berbagai kenangan buat saudara kita anggota pak Laru tercinta yang sudah mendahului kita ini.
Rest in Peace bung Jongky. Maaf, rencana kita untuk bertemu belum kesampaian. Semoga ibu Ranny, Anthony, Hans dan Evelin dan keluarga serta cucu-cucu bung Jongky diberi kekuatan dan ketabahan.



