Setiap ber-jablo, pikiran yang sering muncul dalam benak adalah, gimana ya kalau pablo dengan karya-karya menarik di blogosphere berbahasa Indonesia ini, khususnya yang masih bermukim di Indonesia, punya kesempatan keliling ke manca-negara dan melihat dan merasakan sendiri kebisingan roda kehidupan di negeri lain, serta ada-istiadat dan kebudayaan di masing-masing tempat itu?
WidgetBucks – Trend Watch – WidgetBucks.com
Saya ingat misalnya almarhum pak Sobron yang kebanyakan tulisan beliau ditulis selama berada di luar negeri, tapi saya juga ingat banyak penulis dalam negeri yang sempat punya kesempatan mengenyam pengalaman sebentar di luar negeri. Penulis golongan kedua ini sebenarnya yang membuat saya bicara tentang labyrinth beberapa waktu lalu.
Maksud saya, kalau mereka terperangkap dalam labyrinth dan tahu-tahu ada orang atau yayasan yang bisa geserkan sekat di dinding labyrinth itu, dan mereka bisa keluar dari tembok atau dinding yang menghalang, sempat ke luar negeri juga, gimana ya?
Pengarang dalam negeri yang saya maksudkan adalah pengarang seperti Gerson Poyk, yang seingat saya pernah terima sponsorship dari PEN atau apa namanya tuh dan sempat tinggal berapa bulan di Amerika.
Saya mengerti, buat banyak orang, Amerika bukan segala-galanya. OK, bagaimana kalau ke Asia, mulai dari Singapore, Malaysia, Thailand, menyebrang ke kiri, kanan atau utara? Bagaimana kalau ke paroh benua India, Timur Tengah atau Negeri Tengah alias Tiongkok?
Bagaimana kalau ke Eropa, Rusia, bahkan Afrika, Amerika Selatan atau tuh negara tetangga kita di selatan, Osetaralia?
Atau, yang paling langka deh, bagaimana kalau punya kesempatan berkunjung ke Suriname misalnya?
Saya sendiri masih suka ngiler, apalagi kalau sudah terima link foto anak saya dari berbagai daerah yang belum pernah saya kunjungi. Masyak pablo yang muda-muda koq tak ingin jalan-jalan?
Pikiran berikut sering menggangu saya. Bagaimana ya agar para penulis berbakat, yang sudah berhasil atau yang masih bekerja dalam bidang lain seperti para peblo berbakat lainnya yang saya lihat banyak berseliweran di dunia maya ini, bisa punya kesempatan jalan-jalan ke luar negeri. Sudah, tak usah bicara sekolah lanjut. Wis toh, jalan-jalan saja. Gimana?
Tapi, psst, jangan bilang, duit e soko ‘ndi?
Eh, kalau sampai tanya begitu, saya anjurkan cari deh buku ‘The Secret’ atau DVD-nya. Untuk menonton di Internet bayarannya sekitar $4.95. Sayang nggak bisa direkam. Beli DVD di Amerika sini sekitar duapuluh sekian US$. Atau cari buku-buku seperti Think and Grow Rich-nya Napoleon Hill, atau bahkan buku seperti The Attraction Factor-nya Joe Vitalle. Hehehe, jangan cepat mencibir dulu. Katakan kalau apa yang mereka katakan di buku itu cuma 10% benar tapi gara-gara itu anda punya kesempatan jalan-jalan 3 bulan ke luar negeri dengan OPM alias Other People’s Money, bagaimana?
Iya, ya, seandainya, seandainya kalau bisa…..
Tapi ah, itu cuma lamunan saya saat menyetir pulang dari kantor. Nah, titik-titik di belakangnya itu tidak bisa saya teruskan, tapi harus anda isi sendiri. Anda sendiri mau apa?
Iya, saya juga tahu, dari sekian yang baca tulisan ini, yang tergugah untuk mikirkan itu cuma paling berapa orang. Tapi di mana-mana juga begitu. Yang mau mengisi titik-titik itu paling cuma satu dua orang. Tapi, seandainya cuma ada satu dua orang yang tergugah pun, saya tidak menyesal sudah buang waktu menulis catatan ini.
Semoga!
Popularity: 1% [?]


