<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Telah Berpulang &#8211; Bapak Piet Alexander Tallo, SH &#8211; Mantan Gubernur NTT</title>
	<atom:link href="http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/</link>
	<description>Gado-gado dari U.S.A. - Sekedar Berbagi Info</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 May 2012 03:53:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: wisoko yehezkiel</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-23317</link>
		<dc:creator>wisoko yehezkiel</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 01:45:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-23317</guid>
		<description>Saya kenal sama almarhum pada tahun 1967 - 1970 di Yogyakarta ketika beliau masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Waktu itu saya sering datang ke rumahnya di Jagalan tepi Kali Code Yogyakarta, sekedar tukar pikiran ataupun ada acara doa bersama atau ibadah rumah tangga. Pada tahun 11970 setelah beliau selesai dari pendidikan, tiba-tiba hilang dari peredaran. Beberapa tahun kemudian saya dapat berita dari koran bahwa beliau jadi Bupati di Kabupaten Timor Tengah Selatan, kemudian jadi Wakil Gubernur NTT, selanjutnya jadi Gubernur NTT. Pada pertengahan tahun 2009 saya bertugas ke Lewoleba Kabupaten Lembata Provinsi NTT, setelah mendarat di Bandara El Tari saya tanya kepada anggota masyarakat di sana dijawab bahwa bapak Piel Al Tallo sudah menghadap Bapa Yang Di Surga. Saya hanya dapat mengucapkan kehendakMu jadilah, semoga kelurganya Bu Erni istrinya dan anak cucunya selalu terhibur dan diberkati Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kenal sama almarhum pada tahun 1967 &#8211; 1970 di Yogyakarta ketika beliau masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Waktu itu saya sering datang ke rumahnya di Jagalan tepi Kali Code Yogyakarta, sekedar tukar pikiran ataupun ada acara doa bersama atau ibadah rumah tangga. Pada tahun 11970 setelah beliau selesai dari pendidikan, tiba-tiba hilang dari peredaran. Beberapa tahun kemudian saya dapat berita dari koran bahwa beliau jadi Bupati di Kabupaten Timor Tengah Selatan, kemudian jadi Wakil Gubernur NTT, selanjutnya jadi Gubernur NTT. Pada pertengahan tahun 2009 saya bertugas ke Lewoleba Kabupaten Lembata Provinsi NTT, setelah mendarat di Bandara El Tari saya tanya kepada anggota masyarakat di sana dijawab bahwa bapak Piel Al Tallo sudah menghadap Bapa Yang Di Surga. Saya hanya dapat mengucapkan kehendakMu jadilah, semoga kelurganya Bu Erni istrinya dan anak cucunya selalu terhibur dan diberkati Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pdt. Ir. Ricky Latupeirissa, S.Th</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-6652</link>
		<dc:creator>Pdt. Ir. Ricky Latupeirissa, S.Th</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 15:54:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-6652</guid>
		<description>Merasa kehilangan. itu kesan pertama yang timbul didalam hati dan benak saat mendengar kepulangan beliau. Sebagaimana Alkitab gariskan bahwa setelah menjalani hidup maka manusia akan kembali kepada Penciptanya untuk selanjutnya menerima semua balasan atas apa yang telah dia lakukan, demikian pula almarhum telah meninggalkan kita untuk kelak menerima mahkota dari Allah, atas apa yang telah diperbuatnya bagi urusan kemanusiaan dan maupun keAllahan semasa hidupnya. Pemimpin yang tangguh dan peduli, itu kesan kami atas bapak. Selamat jalan. Tuhan memberkati keluarga yang ditinggalkan. NTT, maju terus dalam Tuhan, bersama pemimpin yang mengasihi Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Merasa kehilangan. itu kesan pertama yang timbul didalam hati dan benak saat mendengar kepulangan beliau. Sebagaimana Alkitab gariskan bahwa setelah menjalani hidup maka manusia akan kembali kepada Penciptanya untuk selanjutnya menerima semua balasan atas apa yang telah dia lakukan, demikian pula almarhum telah meninggalkan kita untuk kelak menerima mahkota dari Allah, atas apa yang telah diperbuatnya bagi urusan kemanusiaan dan maupun keAllahan semasa hidupnya. Pemimpin yang tangguh dan peduli, itu kesan kami atas bapak. Selamat jalan. Tuhan memberkati keluarga yang ditinggalkan. NTT, maju terus dalam Tuhan, bersama pemimpin yang mengasihi Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ayub Bansole</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-5240</link>
		<dc:creator>Ayub Bansole</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 02:38:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-5240</guid>
		<description>Saya baru membuka website pagi ini dan melihat berita duka ini, saya meneteskan air mata karena pak piet adalah pria favorit saya ketika saya masih kecil di Timor. saya ingat pesan beliau seperti ini: Pemimpin adalah seperti jembatan, yakni tempat penyebrangan manusia, kuda atau sapi yang sering membuang kotoran kalau berjalan di atas jembatan. saya mengingat pesan tersebut hingga hari ini. Selamat jalan hai pahlawan, jasanya tak terlupakan. Ayub Bansole dan keluarga, di Jakarta.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru membuka website pagi ini dan melihat berita duka ini, saya meneteskan air mata karena pak piet adalah pria favorit saya ketika saya masih kecil di Timor. saya ingat pesan beliau seperti ini: Pemimpin adalah seperti jembatan, yakni tempat penyebrangan manusia, kuda atau sapi yang sering membuang kotoran kalau berjalan di atas jembatan. saya mengingat pesan tersebut hingga hari ini. Selamat jalan hai pahlawan, jasanya tak terlupakan. Ayub Bansole dan keluarga, di Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Novi</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-4758</link>
		<dc:creator>Novi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 02:54:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-4758</guid>
		<description>ats nama keluarga besar Bpk.Piet A.Tallo,saya sebagai cucu pertama dr alm,mengucapkan Terima Kasih ats Perhatian Bpk,Ibu,dan Saudara/i sekalian.Tuhan Yesus Memberkati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ats nama keluarga besar Bpk.Piet A.Tallo,saya sebagai cucu pertama dr alm,mengucapkan Terima Kasih ats Perhatian Bpk,Ibu,dan Saudara/i sekalian.Tuhan Yesus Memberkati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nitha Müller-Soplanit</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-4013</link>
		<dc:creator>Nitha Müller-Soplanit</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 09:48:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-4013</guid>
		<description>Saya dan keluarga ikut merasakan duka yang dalam atas berpulangnya Pak Piet Tallo kerumah Bapa di Sorga.
Doa saya untuk Ibu Erny,anak2 dan cucu2 serta keluarga besar Tallo diberikan kekuatan,ketabahan dan penghiburan yang kekal dari Tuhan Yesus.


Andrew,Dominic,Nitha dan Thomas Müller-Soplanit
Switzerland</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dan keluarga ikut merasakan duka yang dalam atas berpulangnya Pak Piet Tallo kerumah Bapa di Sorga.<br />
Doa saya untuk Ibu Erny,anak2 dan cucu2 serta keluarga besar Tallo diberikan kekuatan,ketabahan dan penghiburan yang kekal dari Tuhan Yesus.</p>
<p>Andrew,Dominic,Nitha dan Thomas Müller-Soplanit<br />
Switzerland</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rihi Here Wila</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-4010</link>
		<dc:creator>Rihi Here Wila</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 11:03:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-4010</guid>
		<description>Saya mengenal Pak Piet ketika beliau masih sebagai Bupati TTS dan saya Kepala Dinas Kesehatan di Kab. Timor Tengah Utara. Atas budi baik sdr. Robby Petruz kepala Dinas Kehutanan Kab. TTU, saya diperkenalkan kepada Pak Piet dan sejak itu sekitar tahun 1986-1987, saya selalu mampir untuk sekedar menyambangi beliau di So&#039;e untuk ngobrol kalau saya berangkat dari Kefa ke Kupang. Saya lebih mengenal Pak Piet (kami senang memanggil beliau sebagai rambut putih) ketika saya harus bolak-balik setiap malam ke rumah jabatan gubernur saat putri beliau yang bungsu sakit dan saya rawat dengan infus di rumah jabatan. Setiap saya akan pulang, ternyata beliau sudah menunggu di depan pintu dan memanggil saya, ama, terima kasih dokter. Sayang sejak tahun 1999 saya harus berpisah dengan beliau karena saya pindah ke Batu-Malang. Selanjutnya saya hanya ikuti perkembangan di NTT dan kepemimpinan beliau lewat media. Bagaimanapun juga, beliau adalah salah satu pemimpin NTT yang brilian dengan gagasan-gagasan besar. Selamat jalan Bung, semoga Ibu Erni dan anak-anak tetap diberi kekuatan oleh Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengenal Pak Piet ketika beliau masih sebagai Bupati TTS dan saya Kepala Dinas Kesehatan di Kab. Timor Tengah Utara. Atas budi baik sdr. Robby Petruz kepala Dinas Kehutanan Kab. TTU, saya diperkenalkan kepada Pak Piet dan sejak itu sekitar tahun 1986-1987, saya selalu mampir untuk sekedar menyambangi beliau di So&#8217;e untuk ngobrol kalau saya berangkat dari Kefa ke Kupang. Saya lebih mengenal Pak Piet (kami senang memanggil beliau sebagai rambut putih) ketika saya harus bolak-balik setiap malam ke rumah jabatan gubernur saat putri beliau yang bungsu sakit dan saya rawat dengan infus di rumah jabatan. Setiap saya akan pulang, ternyata beliau sudah menunggu di depan pintu dan memanggil saya, ama, terima kasih dokter. Sayang sejak tahun 1999 saya harus berpisah dengan beliau karena saya pindah ke Batu-Malang. Selanjutnya saya hanya ikuti perkembangan di NTT dan kepemimpinan beliau lewat media. Bagaimanapun juga, beliau adalah salah satu pemimpin NTT yang brilian dengan gagasan-gagasan besar. Selamat jalan Bung, semoga Ibu Erni dan anak-anak tetap diberi kekuatan oleh Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Johanna Noor</title>
		<link>http://28oktober.net/telah-berpulang-bapak-piet-alexander-tallo-sh-mantan-gubernur-ntt/comment-page-1/#comment-4007</link>
		<dc:creator>Johanna Noor</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 08:37:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://28oktober.net/?p=976#comment-4007</guid>
		<description>Kepada yg kekasih Keluarga besar Bpk Piet Tallo

Kami sekeluarga Noor dari Batam menyampaikan Bela Sungkawa yang dalam atas kepulangan Bpk Piet A. Tallo ke Rumah Bapa di Surga. Beliau telah berkiprah sekian tahun  &amp; telah meninggalkan Karya besar bagi Masyarakat NTT , Karya yang tak ternilai sudah kita lihat &amp; masyarakat NTT telah merasakannya.
Kiranya Keluarga Besar yang ditinggalkan , mendapat Kekuatan &amp; Penghiburan dari Tuhan Yesus. 
Ya, Bapa kami yang di Sorga , Jadilah kehendakMu .....
Pak Piet Selamat Jalan , Jasamu tak terlupakan 

Kasih Tuhan menyertai kita semua senantiasa , Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada yg kekasih Keluarga besar Bpk Piet Tallo</p>
<p>Kami sekeluarga Noor dari Batam menyampaikan Bela Sungkawa yang dalam atas kepulangan Bpk Piet A. Tallo ke Rumah Bapa di Surga. Beliau telah berkiprah sekian tahun  &amp; telah meninggalkan Karya besar bagi Masyarakat NTT , Karya yang tak ternilai sudah kita lihat &amp; masyarakat NTT telah merasakannya.<br />
Kiranya Keluarga Besar yang ditinggalkan , mendapat Kekuatan &amp; Penghiburan dari Tuhan Yesus.<br />
Ya, Bapa kami yang di Sorga , Jadilah kehendakMu &#8230;..<br />
Pak Piet Selamat Jalan , Jasamu tak terlupakan </p>
<p>Kasih Tuhan menyertai kita semua senantiasa , Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

