Di sanakah kamu? (5)

by drt on April 15, 2014

Ketika keluarga-keluarga di Amerika merayakan perayaan Thanksgiving di hari Kamis keempat di bulan November untuk menyatakan perasaan syukur mereka di akhir tahun itu, saya menerima pink slip, atau surat PHK dari kantor seperti yang sudah menjadi kabar angin sebelumnya. Tak ada kejadian istimewa selama masa pencarian kerja lagi. Setiap hari saya rajin memeriksa iklan lowongan […]

{ 0 comments }

Di sanakah kamu ? (4)

by drt on April 9, 2014

[Pengantar] Ini adalah bagian terakhir perjalanan rohani kami, sebelum kami manapaki jalan berikutnya yang membuat mata hati kami terbuka, dalam merasakan cinta kasih ilahi lewat pengalaman yang betul-betul baru bagi kami berdua. Tujuan saya, biar kami bisa berbagi pengalaman ini sebelum termakan usia. Silahkan mengisi tanggapan anda, kalau ada, agar bisa berbagi dengan semua pembaca […]

{ 0 comments }

Di sanakah kamu? (3)

by drt on April 8, 2014

Lha apa sih isi Homilinya? Bukankah pertanyaan itu yang ada di benak anda? Ini adalah garis besar yang masih tertinggal dalam rekoleksi saya. Ada seorang lelaki Yahudi suatu hari datang ketemu Rabbinya. Selain anak istri, di rumah mereka masih ada kedua mertua dan hidup mereka menurut lelaki itu terasa semrawut sekali. – Rabbi, Rabbi, hidup […]

{ 0 comments }

Di sanakah kamu? (2)

April 8, 2014

Ingatan sudah agak kabur tentang waktu kembalinya kami ke Gereja di tahun 1998. Saya periksa tanggalan lama. Benar, 14 November 1998 adalah hari Sabtu sehingga kami datang ke Misa sore, karena paginya Winnie harus kerja. Kami duduk di barisan paling belakang karena ingin langsung pulang begitu selesai pemberkatan tanpa menunggu Pastornya keluar. Bacaannya saya tidak […]

Read the full article →

Di sanakah kamu? (1)

April 7, 2014

Ada yang selalu menjadi ganjalan hati dalam masa prapaskah begini. Saya tak senang sama koornya, khususnya seperti pagi tadi ketika mereka mulai melagukan, ‘Were you there, when they crucified my Lord?‘ (Di sanakah kamu, tatkala mereka menyalib Tuhanku?). Selama belasan tahun, lagu itu terasa biasa seperti lagu gerejani lainnya. Zaman mahasiswa dan tinggal di Asrama […]

Read the full article →

Ceng Beng

March 30, 2014

Pagi ini ponakan saya Reynold mengirim foto-foto perayaan Cheng Beng di kampung halaman lewat Facebook. Saya melihat foto-foto itu dan tiba-tiba merasa seperti kembali lagi ke masa kanak-kanak saya. Ceng Beng adalah hari raya nyekar dalam tradisi Tionghua. Kata Ceng Beng atau dalam pinyin dibaca Qing Ming (清明), terdiri dari kata qing=bersih dan ming=terang, adalah […]

Read the full article →

Bu Belinda dan mas Suwito

March 23, 2014

Kedua nama ini boleh disebut sahabat saya, dan masing-masing tidak kenal satu sama lainnya. Terus terang, dengan bu Belinda saya hanya sempat berinteraksi lewat telepon satu atau dua kali, sekitar 30 tahun lalu sewaktu saya masih di Jakarta. Sedangkan mas Suwito adalah seorang teman kuliah saya selama di Yogyakarta, hampir empat puluh lima tahun yang […]

Read the full article →