≡ Menu

Metode Pengobatan Dengan Qigong (6)

Bila anda cari kata ‘Ping Shuai Gong’ lewat google misalnya dengan klik di sini, anda akan temukan bahwa sejak tahun 2008, saya telah terjemahkan dan postingkan beberapa postingan mengenai Ping Shuai Gong atau Ping Shuai Kung pada berbagai situs saya, baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Ping Shuai Gong secara harafiah berarti Ilmu Ayun Datar, karena lengan yang disejajarkan secara mendatar dibiarkan mengayun lepas dan terus berayun berlang-ulang. Anda akan menemukan dalam postingan berikut, yang merupakan satu subseksi dari seksi Metode Pengobatan Dengan Qigong ini, mengapa saya begitu getol menyebarkan informasi mengenai latihan Qigong yang sangat sederhana ini. Anda bisa ikuti sendiri bagaimana Dr. Shu sebagai seorang ahli bedah syaraf, akhirnya harus mengakui kehebatan Ping Shuai Gong. Setelah mengalami sendiri manfaat dan mukjizat, beliau bahkan coba menjelaskan pandangan tentang kehebatan Ping Shuai Gong ini dari segi kedokteran barat.

Yang paling menarik adalah pernyataan beliau yang saya tebalkan dalam posting ini: “Saya sering bilang pada pasien kanker, bahwa hanya dengan melupakan kanker, barulah kankernya bisa disembuhkan! Bagaimana cara untuk melupakan kanker? Berlatihlah Ping Shuai Gong! Itulah cara yang paling baik.

Saya juga sertakan dalam kurung beberapa istilah, nama atau kalimat asli dalam buku Dr. Shu, dan saya tetap mengharapkan saran, komentar atau koreksi dari anda semua! Selamat membaca, semoga bermanfaat!(drt)

Mukjizat Ping Shuai Gong

Enam tahun lalu tatkala penderitaan jiwaraga saya paling parah, saya mulai mempelajari Ping Shuai Gong. Pada mulanya hanya karena sedang dalam ketakutan, dan saya sekedar ikut latihan kayak orang bego. Tak disangka setelah latihan terus setiap hari setiap ada kesempatan, akhirnya mukjizat pun terjadilah. Bukan saja kesehatan saya membaik, tumor saya juga lenyap, dan yang terpenting, ‘pikiran pandangan ikut berubah’, ‘hati tentram perasaan nyaman’, sehinggga boleh dibilang ‘lahir kembali berganti tulang’.

Dalam buku suhu Li Fengshan berjudul ‘Mukjizat Ayun Lengan’ (平甩的奇蹟), ada banyak kesaksian dari para suheng (kakak seperguruan lelaki) dan suci (kakak seperguruan wanita). Suatu bukti lagi bahwa asal rajin berlatih, semua bisa merasakan kemunculan mukjizat itu. Hanya saja sewaktu berlatih Ping Shuai Gong, perlu diperhatikan beberapa butir berikut:

(1) Badan harus tetap tegak, kiri kanan harus seimbang:

 

Banyak orang begitu melihat Ping Shuai Gong, selalu merasa ah, cuma begitu sederhana, mana mungkin bisa ada keajaiban. Mereka lupa kalau ‘dalam kesederhanaan’ biasanya terletak ‘kebenaran’.

Sewaktu latihan, kedua kaki harus stabil. Kedua tangan diangkat sejajar, kiri dan kanan tubuh harus seimbang, tulang belakang harus dipertahankan biar tetap tegak, agar syaraf-syaraf otonom di kedua sisi tulang belakang tidak lagi mengalami tekanan, sehingga bisa berfungsi seperti biasa. Syaraf simpati menguasai semua jeroan, jadi kalau syaraf otonom berfungsi secara normal, jeroan juga tentu akan bekerja secara normal. Suhu suka bilang ‘sepuluh jari terhubung ke hati’, maksudnya adalah prinsip ini.

(2) Lemaskan bahu luruskan siku, lemaskan juga seluruh tubuh:

 

Waktu latihan, suheng dan suci sering bilang pada kami, harus lemaskan bahu luruskan siku, dan pada awalnya hal ini sulit difahami. Pada umumnya karena tegang, stres, sakit dan berbagai unsur lain dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang otot dagingnya mengeras, kedua bahunya seperti sebatang kayu lurus. Setelah berlatih sendiri dalam waktu lama, perlahan-lahan saya bisa maklumi arti lemaskan bahu luruskan siku, lemaskan seluruh badan. Kemudian hari saat mengajari para pasien kanker dan melihat badan mereka yang kaku dan wajah seperti patung lilin, saya lebih bisa menyadari akan mukjizatnya Ping Shuai Gong ini.

(3) Aturan

 

Peredaran kosmik mengikuti aturan, hidup juga mengikuti aturan, pikiran pun mengikuti aturan. Adanya aturan berarti kita bisa ikuti aturan dan tidak bakal semrawut, lakukannya secara alamiah, upaya sedikit hasilnya berlipat. Setiap kali bila hati susah, badan tak enak, saya akan berlatih Ping Shuai Gong di tempat itu juga selama 10 menit, dan dalam waktu singkat saya bisa merasa segar bugar lagi.

(4) Hati tentram rasanya aman

 

Yang paling bermanfaat dalam latihan Ping Shuai Gong adalah kesempatan yang memungkinkan saya untuk berganti tulang dan lahir kembali. Dulu dalam mengerjakan sesuatu suka separuh hati dan gampang naik darah, ada urusan selalu mau menang sendiri, kayak paling berkuasa, akan tetapi hasilnya selalu ‘upaya berlipatganda hasilnya separuh’, malah sering gagal walaupun keberhasilan sudah di depan mata. Setelah latihan, baik perangai saya maupun sikap waktu mengerjakan sesuatu selalu dengan tentram penuh keramahan. Kolega saya dari masa lalu sering bilang, saya benar-benar telah berubah.

(5) Tahap lupa diri

 

Dalam tahap latihan kadang bisa sampai ke taraf lupa diri. Apalagi kalau perasaan sedang jelek, kesehatan lagi tak enak, maka paling mudah untuk merasakan perbedaan itu. Pernah suatu ketika waktu berlatih di taman, dalam sekejap saya memasuki tahap lupa diri ini. Saat itu seluruh badan terasa nyaman, tenaga terasa memadai, begitu diterpa angin semilir, terasa sejuk dan dan menyegarkan. Dalam bukunyanya, ‘Teori Lupa Diri’ (坐忘論), Sima Zhengchen (司馬承禎) pernah bilang: ‘dari dalam tak sadar akan diri sendiri, dari luar tak merasakan kehadiran semesta, jiwa raga menyatu dalam kontemplasi, semua kecemasan pada menghilang. (內不覺其身,外不知乎宇宙,與道冥一,萬慮皆遣) Saya sering bilang pada pasien kanker, hanya dengan melupakan kanker, baru kankernya bisa disembuhkan. Bagaimana cara untuk melupakan kanker? Berlatih Ping Shuai Gong! Itu adalah cara yang paling baik.

(6) Doktrin prinsip hidup

 

Dalam latihan Ping Shuai Gong, setiap lima ayunan, lutut harus dipompa dua kali. Hal ini sangat mempunyai dasar medis. Manusia menghabiskan jutaan tahun sampai bisa berdiri tegak dan menjadi yang terpandai di antara semua mahluk hidup lainnya. Ini hasil lutut yang tak pernah berhenti melawan daya tarik gravitasi bumi. Kalau pakai fotografi mikroskopik, maka bisa dilihat bahwa setiap saat lutut selalu melakukan gerakan bungkukan lutut dan tegakkan. Ketuaan manusia bukan tergantung berapa usianya, tetapi tergantung apakah lututnya sehat tidak. Kalau bisa melangkah cepat bagaikan terbang di usia delapan puluh tahunpun belum termasuk tua. Dari reaksi lutut dokter syaraf bisa langsung mendiagnosa, apakah sistem syarafnya sehat atau tidak. Berlatih Ping Shuai Gong selama tigapuluh menit setiap hari bisa menghindari penuaan. Anda mau percaya nggak?

{ 3 comments… add one }
  • kusnul prasetyo July 11, 2012, 1:09 pm

    info terbaru ni yang aku dapet mantap gan…
    makasih

  • Henri S October 30, 2017, 6:09 pm

    Bagaimana latihan ping shuai gong untuk manula yg telah mengalami cedera lutut? Apakah dengan berlatih ping shuai gong dapat membantu penyembuhan cedera (sakit sendi) lututnya ? Tk

  • drt October 30, 2017, 8:59 pm

    Sekarang saya sudah lebih pusatkan perhatian kepada Zhineng Qigong atau di Amerika lebih dikenal dengan nama Wisdom Healing Qigong, jadi tak bisa menjawab pertanyaan pak Henry. Tapi kalau pak Henry cek di sini, bisa pak Henry temukan teman-teman di Jakarta yang berlatih Ping Shuai Gong di Jakarta. Alamat dan nomor telponnya ada di bagian komentar postingan itu. Pak Henry juga bisa hubungi pak Peter Wu yang menjadi instruktor PSQ di Jakarta dan bisa dapatkan video gratis dari sana. Testimonial lainnya bisa pak Henry temukan dalam posting itu.

Leave a Comment